Wednesday, August 20, 2008

Si Kancil Kena Batunya

Angin yang berhembus semilir-semilir membuat penghuni hutan mengantuk. Begitu juga dengan si kancil. Untuk mengusir rasa kantuknya ia berjalan-jalan dihutan sambil membusungkan dadanya. Sambil berjalan ia berkata,"Siapa yang tak kenal kancil. Si pintar, si cerdik dan si pemberani. Setiap masalah pasti selesai olehku". Ketika sampai di sungai, ia segera minum untuk menghilangkan rasa hausnya. Air yang begitu jernih membuat kancil dapat berkaca. Ia berkata-kata sendirian. "Buaya, Gajah, Harimau semuanya binatang bodoh, jika berhadapan denganku mereka dapat aku perdaya".
Si kancil tidak tahu kalau ia dari tadi sedang diperhatikan oleh seekor siput yang sedang duduk dibongkahan batu yang besar. Si siput berkata,"Hei kancil, kau asyik sekali berbicara sendirian. Ada apa? Kamu sedang bergembira ?". Kancil mencari-cari sumber suara itu. Akhirnya ia menemukan letak si siput.
"Rupanya sudah lama kau memperhatikanku ya ?". Siput yang kecil dan imut-imut. Eh bukan !. "Kamu memang kecil tapi tidak imut-imut, melainkan jelek bagai kotoran ayam". Ujar si kancil. Siput terkejut mendengar ucapan si kancil yang telah menghina dan membuatnya jengkel. Lalu siputpun berkata,"Hai kancil !, kamu memang cerdik dan pemberani karena itu aku menantangmu lomba adu cepat". Akhirnya mereka setuju perlombaan dilakukan minggu depan.
Setelah si kancil pergi, siput segera memanggil dan mengumpulkan teman-temannya. Ia meminta tolong teman-temannya agar waktu perlombaan nanti semuanya harus berada dijalur lomba. "Jangan lupa, kalian bersembunyi dibalik bongkahan batu, dan salah satu harus segera muncul jika si kancil memanggil, dengan begitu kita selalu berada di depan si kancil," kata siput.
Hari yang dinanti tiba. Si kancil datang dengan sombongnya, merasa ia pasti akan sangat mudah memenangkan perlombaan ini. Siput mempersilahkan Kancil untuk berlari duluan dan memanggilnya untuk memastikan sudah sampai mana ia sampai. Perlombaan dimulai. Kancil berjalan santai, sedang siput segera menyelam ke dalam air. Setelah beberapa langkah, kancil memanggil siput. Tiba-tiba siput muncul di depan kancil sambil berseru,"Hai Kancil ! Aku sudah sampai sini." Kancil terheran-heran, segera ia mempercepat langkahnya. Kemudian ia memanggil si siput lagi. Ternyata siput juga sudah berada di depannya. Akhirnya si kancil berlari, tetapi tiap ia panggil si siput, ia selalu muncul di depan kancil. Keringatnya bercucuran, kakinya terasa lemas dan nafasnya tersengal-sengal. Ketika hampir finish, ia memanggil siput, tetapi tidak ada jawaban. Kancil berpikir siput sudah tertinggal jauh dan ia akan menjadi pemenang perlombaan.
Si kancil berhenti berlari, ia berjalan santai sambil beristirahat. Dengan senyum sinis kancil berkata,"Kancil memang tiada duanya." Kancil dikagetkan ketika ia mendengar suara siput yang sudah duduk di atas batu besar. "Oh kasihan sekali kau kancil. Kelihatannya sangat lelah, Capai ya berlari ?". Ejek siput. "Tidak mungkin !", "Bagaimana kamu bisa lebih dulu sampai, padahal aku berlari sangat kencang", seru si kancil.
"Sudahlah akui saja kekalahanmu,"ujar siput. Kancil masih heran dan tak percaya kalau a dikalahkan oleh binatang yang lebih kecil darinya. Kancil menundukkan kepala dan mengakui kekalahannya. "Sudahlah tidak usah sedih, aku tidak minta hadiah kok. Aku hanya ingin kamu ingat satu hal, janganlah sombong dengan kepandaian dan kecerdikanmu dalam menyelesaikan setiap masalah, kamu harus mengakui bahwa semua binatang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi jangan suka menghina dan menyepelekan mereka", ujar siput. Siput segera menyelam ke dalam sungai. Tinggallah si kancil dengan rasa menyesal dan malu.
Pesan Moral : Janganlah suka menyombongkan diri dan menyepelekan orang lain, walaupun kita memang cerdas dan pandai.


NAMA: SITI NAJIHAH BT MAHADZER
KELAS:1 CIMOS (2008)

14 comments:

RRHakim said...

Indonesia dan malaysia memang besar dari budaya yang sama yaitu melayu. Tapi bisa dibilang cukup lucu kalau cerita kancil turut diklaim sebagai cerita rakyat malaysia.

Kalau mau mengklaim bahwa cerita si kancil adalah cerita rakyat malaysia, paling tidak ubahlah dulu bahasa yang digunakan dari bahasa Indonesia ke bahasa malaysia. Bukan sekedar copy paste seperti itu:-) kan bahasa malaisia tidak seperti itu. Itu justru menunjukkan kalau cerita itu dari Indonesia.

Yah, mungkin selanjutnya yang menjadi "objek" adalah cerita Malin Kundang atau Sengsara Membawa Nikmat.

PANITIA PSK SM3KB said...

Teima kasih kerana sudi melayari laman ini. Sebenarnya hasil yag dipamerkan adalah tugasan para pelajar sekolah yang dikumpulkan di sini. Tajuknya sahaja Cerita Rakyat Malaysia tetapi kandungannya dari pelbagai sumber. Cerita rakyat adalah milik nusantara. Dari sini boleh juga dibuat perbandingan versi cerita-cerita yang dipamerkan cth cerita yg mengisahkan anak durhaka - SiTenggang (Msia),Malim Kundang )Indo). Jadi isu klaim menglaim itdak timbul sama sekali. Jika sdr ada cerita-cerita yang ingin dikongsi bersama (cerita sama lain versi) sila email kepada gpbbea5061@gmail.com. TK

Tony said...

Goblok.... this is not malaysian this is Indonesian. Those who believe this is an authentic malaysian are idiots. Shame on you, Malaysia.

Tony said...

Goblok.... this is not malaysian this is Indonesian. Those who believe this is an authentic malaysian are idiots. Shame on you, Malaysia.

Tony said...

Goblok.... this is not malaysian this is Indonesian. Those who believe what the story was authentic malaysian are idiots. Shame on you, Malaysia.

agung said...

apakah malaisia benar2 sudah tidak berbudaya.....sampai begini parahnya .... hanya cerita anak2 saja menjiplak ..

Sig said...

Saya tidak faham dengan orang Indonesia yang selalu timbulkan isu klaim-mengklaim. Sedangkan rata-rata tahu bahawa rakyat Malaysia juga asalnya dahulukala ada yang datang dari benua Indonesia seperti Sumatra, Jawa, dan Borneo. Maka sudah tentu punyai cerita rakyat yang sama turun temurun.

Isu ini tidak timbul pada negara-negara lain. Contohnya, Englang, Perancis, Jerman tidak pernah marah pada Amerika apabila membuat kartun cerita rakyat (folklore) yang bukan milik Amerika. Ini kerana asal rakyat Amerika juga adalah dari England, Perancis, dan Jerman juga.

Cerita rakyat adalah cerita dongeng untuk pengajaran. Bukan milik sesiapa atau milik satu-satu negara. Minta lebih matang bila membuat komen. Lagipun ini blog berkaitan sekolah, bukannya blog sosial.

wana97 said...

saya sokong...he3...^-^

永恒ღ寂寞 said...
This comment has been removed by the author.
永恒ღ寂寞 said...

cerita ini kaum ape??

Aiyda Eida said...

Sye nk tnya cerita ni kaum ape...

Giri Miharja said...

terimakasih gan infonya menarik jangan lupa mampir ke http://girimiharja.student.ipb.ac.id

azza capriz said...

cerita rakyat pun nak dijadikan isu...sepatutnya yang mengaku sebagai bangsa yang hebat merasa bangga kerana ilmunya dikongsi dan digunakan untuk tujuan ilmiah....

azza capriz said...

cerita rakyat pun nak dijadikan isu...sepatutnya yang mengaku sebagai bangsa yang hebat merasa bangga kerana ilmunya dikongsi dan digunakan untuk tujuan ilmiah....